INBISNISNEWS.COM, JAKARTA – Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp498,8 triliun pada Triwulan I 2026, dengan investasi asing menjadi penggerak utama terciptanya ekosistem bisnis nasional baru berkelanjutan.
Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan Penanaman Modal Asing mencapai Rp250 triliun atau 50,1 persen total investasi, sekaligus menyerap 706.569 tenaga kerja nasional.
Investasi berlangsung Januari hingga Maret 2026 di seluruh Indonesia, terutama sektor hilirisasi, manufaktur, pertambangan, logistik, energi, transportasi, serta kawasan industri bernilai tambah tinggi.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, “Realisasi investasi Triwulan I tahun 2026 mencapai Rp498,8 triliun,” saat konferensi pers, 23 April 2026.
Rosan menambahkan, “Capaian tersebut setara 24,4 persen dari target investasi nasional tahun 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun,” pada konferensi pers 23 April 2026.
Masuknya investasi asing mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan pabrik, kawasan industri, pelabuhan, gudang, serta memperkuat rantai pasok dan mendorong investasi lanjutan berkelanjutan.
Peluang besar terbuka bagi investor, pengembang, kontraktor, konsultan, pemasok material, UMKM, perbankan, perusahaan logistik, penyedia teknologi, serta sektor jasa pendukung pembangunan nasional.
Selain memperluas lapangan kerja, investasi asing meningkatkan permintaan jasa konstruksi, pembiayaan, transportasi, perdagangan, properti, hingga layanan profesional yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan.
Namun, pelaku usaha tetap perlu memperhatikan kepastian hukum, konsistensi regulasi, kesiapan infrastruktur, pembebasan lahan, pendanaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
Pemerintah terus memperkuat hilirisasi, reformasi perizinan, dan kemudahan berusaha agar Indonesia semakin kompetitif, sekaligus menarik investasi asing berkualitas serta berorientasi jangka panjang berkelanjutan.
Dengan target investasi nasional Rp2.041,3 triliun sepanjang 2026, Indonesia berpeluang memperkuat ekosistem bisnis, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas kesempatan kerja nasional berkelanjutan.
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Punya pertanyaan soal Bantuan Hukum & Perizinan, Pencarian & Pengembangan Properti, Layanan Relokasi & Eksplorasi, Dukungan Media & Branding, Distribusi Produk ? INBISNIS bisa bantu jawabin.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.
Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.













Komentar