INBISNISNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat pengembangan wellness tourism sebagai salah satu penggerak pariwisata berkualitas yang mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan nilai ekonomi nasional.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat membuka BRI Wellness Experience Plataran Xtravaganza 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Kamis (16/7/2026) mengatakan tren wisata global kini bergeser menuju pengalaman autentik yang mengutamakan kesehatan, kebugaran, serta keseimbangan hidup masyarakat modern.
“Dinamika global saat ini sedang bergeser ke arah pariwisata yang mengutamakan kualitas pengalaman (experience-based tourism). Di tengah pesatnya penetrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat justru mendambakan keseimbangan yang autentik di dunia nyata,” kata Menpar yang dilansir kemenpar.go.id, Jumat (17/7).
Data Global Wellness Institute menunjukkan nilai ekonomi wellness dunia mencapai US$6,87 triliun pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi US$12,75 triliun pada 2030.
BACA JUGA :
- Bali Buktikan Investasi Premium Tidak Harus Mahal
- Status Super Prioritas Dorong Lahan Labuan Bajo Cepat Laku
- Kesempatan Emas! Jangan Tunggu Kaya, Mulai Dulu Baru Kaya
Indonesia menjadi wellness economy terbesar di Asia Tenggara dengan nilai US$55,77 miliar pada 2024. Survei Nielsen juga menunjukkan 86 persen masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kesehatan fisik dan mental.
Menurut Menpar, peluang tersebut menjadi dasar pemerintah menetapkan wellness tourism sebagai salah satu fokus utama pengembangan quality tourism di Indonesia.
“Salah satu langkah nyata yang telah kami lakukan adalah menghadirkan program unggulan Indonesia Wellness yang dikembangkan bersama berbagai pemangku kepentingan,” ucap Menpar.
Perkembangan ini juga membuka peluang besar bagi Bali yang kini berkembang sebagai destinasi wellness kelas dunia melalui pusat yoga di Ubud, resort kesehatan di Uluwatu, spa premium di Nusa Dua, hingga berbagai festival kebugaran yang semakin diminati wisatawan internasional.
Sejalan dengan tren tersebut, investasi pada sektor hotel, villa, retreat, klinik kesehatan, spa, hingga properti berbasis wellness di Bali terus menunjukkan pertumbuhan seiring meningkatnya permintaan wisata berkualitas.
Pemerintah optimistis kolaborasi bersama pelaku industri akan memperkuat posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi wellness tourism unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus investasi global.
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Punya pertanyaan soal Bantuan Hukum & Perizinan, Pencarian & Pengembangan Properti, Layanan Relokasi & Eksplorasi, Dukungan Media & Branding, Distribusi Produk ? INBISNIS bisa bantu jawabin.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.
Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.













Komentar