INBISNISNEWS.COM, JAKARTA – Realisasi investasi Indonesia Semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun. Investasi di luar Pulau Jawa bahkan melampaui Pulau Jawa, menandai semakin besarnya peran daerah dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif investasi nasional sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai motor pembangunan ekonomi yang semakin merata di berbagai wilayah Indonesia.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi Semester I 2026 berhasil menyerap sekitar 1,44 juta tenaga kerja secara langsung di seluruh Indonesia.
Investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp507,8 triliun atau 50,2 persen dari total investasi nasional, sedangkan Pulau Jawa mencatat investasi sebesar Rp502,8 triliun.
Data tersebut menunjukkan bahwa daerah kini memiliki daya tarik investasi yang semakin besar melalui pengembangan industri, infrastruktur, dan hilirisasi yang terus didorong pemerintah.
“Di tengah tantangan geopolitik dunia, komitmen investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia masih sejalan dengan target investasi nasional yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.
BACA JUGA :
- Bali Buktikan Investasi Premium Tidak Harus Mahal
- Status Super Prioritas Dorong Lahan Labuan Bajo Cepat Laku
- Kesempatan Emas! Jangan Tunggu Kaya, Mulai Dulu Baru Kaya
Pernyataan tersebut disampaikan Rosan usai melaporkan capaian investasi Semester I 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (16/7/2026).
Lima provinsi dengan realisasi investasi terbesar Semester I 2026 adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten berdasarkan data resmi pemerintah.
Sektor industri logam dasar, jasa lainnya, pertambangan, transportasi, telekomunikasi, serta perumahan menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan investasi nasional sepanjang Semester I 2026.
Pemerintah juga mencatat investasi sektor hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun atau sekitar 29,7 persen dari total realisasi investasi nasional pada Semester I Tahun 2026.
Peningkatan investasi daerah diproyeksikan mempercepat pemerataan pembangunan, membuka lapangan kerja baru, serta mendukung target realisasi investasi nasional tahun 2026 sebesar Rp1.905,6 triliun.
Sumber Data:
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Siaran Pers Realisasi Investasi Semester I Tahun 2026 (17 Juli 2026).
- Laporan Realisasi Investasi Semester I Tahun 2026 Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
- Keterangan resmi Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16 Juli 2026).
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Punya pertanyaan soal Bantuan Hukum & Perizinan, Pencarian & Pengembangan Properti, Layanan Relokasi & Eksplorasi, Dukungan Media & Branding, Distribusi Produk ? INBISNIS bisa bantu jawabin.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.
Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.












Komentar