oleh

Pasar Properti Indonesia Menguat, Jakarta dan Bali Jadi Magnet Baru Investasi 2026

INBISNISNEWS.COM, JAKARTA – Pasar properti Indonesia mengawali 2026 dengan tren positif. Sektor logistik, perkantoran CBD Jakarta, ritel, dan investasi menjadi pendorong utama peningkatan kinerja sepanjang kuartal pertama.

Laporan JLL mencatat pasar perkantoran CBD Jakarta mempertahankan pemulihan. Tingkat okupansi mencapai 72 persen, sementara permintaan ruang kantor meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu.

Menurut Head of Research JLL, James Taylor yang dilansir propertynbank.com, Kamis (14/5/2026), “Pasar perkantoran CBD Jakarta mempertahankan momentum pemulihannya di awal tahun 2026, dengan tingkat okupansi stabil di 72 persen. Angka permintaan pada kuartal pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencerminkan kepercayaan yang berkelanjutan di pasar sewa.”

Aktivitas penyewa masih didominasi relokasi ke gedung berkualitas lebih tinggi. Di kawasan non-CBD, penyerapan tetap positif meski beberapa gedung mengalami tekanan akibat pengurangan ruang.

Ritel dan Hunian Ikut Tumbuh

Pasar pusat perbelanjaan Jakarta menyerap sekitar 10.000 meter persegi ruang baru. Permintaan didorong sektor makanan dan minuman serta merek parfum internasional yang berekspansi ke mal premium.

Tingkat okupansi pusat perbelanjaan meningkat menjadi 86 persen. Sementara itu, pasar kondominium masih bergerak hati-hati, dengan permintaan terutama berasal dari unit siap huni yang memperoleh insentif PPN.

Head of Tenant Representation JLL, Panji Aziz, mengatakan, “Sektor jasa keuangan dan teknologi menjadi kontributor utama terhadap permintaan ruang kantor,” serta meningkatnya kebutuhan ruang kantor berfurnitur siap pakai.


BACA JUGA :


Ia menambahkan, “Harga sewa perkantoran Grade A di kawasan pusat bisnis distrik atau CBD mengalami kenaikan 0,95 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, melanjutkan tren positif yang dimulai pada tahun 2025.”

Senior Director Strategic Consulting JLL, Milda Abidin, menyatakan, “Adanya perpanjangan insentif PPN terkait keringanan pajak untuk pembelian properti hingga 2027 diharapkan dapat meningkatkan aktivitas penjualan properti hunian.”

Senior Director Capital Markets JLL, Herully Suherman, menilai, “Pasar properti Indonesia tetap menarik bagi investor, didukung oleh arus investasi domestik dan asing yang positif, pertumbuhan GDP yang konsisten di atas 5 persen, serta basis demografi yang kuat, meskipun transparansi pasar masih menjadi tantangan.”

Pasar Properti Bali Tetap Menarik Investor

Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan Property Market Report Q1 2026 yang dilansir colliers.com, Selasa (14/4/2026), menyatakan bahwa pasar properti Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan di berbagai sektor, termasuk perhotelan di Bali, meski pelaku usaha masih menghadapi sejumlah tantangan pada awal tahun. 

Selain Jakarta, Bali masih menjadi salah satu tujuan investasi properti yang menjanjikan sepanjang 2026. Tingginya kunjungan wisatawan mancanegara, meningkatnya permintaan villa sewa, serta berkembangnya kawasan seperti Canggu, Uluwatu, Sanur, dan Ubud terus menopang aktivitas pasar properti di Pulau Dewata. Meski demikian, investor kini lebih selektif dengan mengutamakan legalitas, lokasi, dan potensi pendapatan jangka panjang dibanding sekadar mengejar kenaikan harga.

Pandangan tersebut juga sejalan dengan pernyataan Senior Director Capital Markets JLL, Herully Suherman, yang menilai, pasar properti Indonesia tetap menarik bagi investor, didukung oleh arus investasi domestik dan asing yang positif.

Di Bali, permintaan terbesar masih berasal dari properti yang terkait dengan sektor pariwisata, terutama villa, hotel, dan aset komersial di destinasi wisata utama. Seiring pulihnya sektor pariwisata dan meningkatnya minat investor internasional, pasar diperkirakan tetap tumbuh, meski dengan pendekatan investasi yang lebih selektif dan berbasis fundamental.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Punya pertanyaan soal Bantuan Hukum & Perizinan, Pencarian & Pengembangan Properti, Layanan Relokasi & Eksplorasi, Dukungan Media & Branding, Distribusi Produk ? INBISNIS bisa bantu jawabin.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.

Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *