INBISNISNEWS.COM, LABUAN BAJO – Labuan Bajo masih menjadi salah satu tujuan investasi properti yang menjanjikan.
Status sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas terus memperkuat daya tarik kawasan bagi investor.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mempercepat pengembangan destinasi melalui pembangunan infrastruktur, promosi investasi, dan pengembangan kawasan wisata berkelanjutan.
Pengembangan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas destinasi sekaligus membuka peluang investasi di sektor hotel, vila, resort, kawasan komersial, serta fasilitas pendukung pariwisata yang terus bertumbuh.
Salah satu proyek strategis adalah pengembangan kawasan Parapuar sebagai destinasi wisata baru. Kawasan ini dirancang mengusung konsep wellness tourism, agrowisata, rekreasi alam, dan ekonomi kreatif.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, mengatakan, “Kawasan Parapuar kami harapkan menjadi magnet baru pariwisata Labuan Bajo dengan menawarkan keindahan alam perbukitan dan hutan.” Jumat, 30 Januari 2026
BACA JUGA :
- Harga Properti Uluwatu Masih Undervalued, Tapi Tidak Akan Lama
- Pasar Villa Kerobokan: Stabil, Menarik, Potensi Untung Besar
- Sumba Jadi Kandidat Terkuat Penerus Kejayaan Pariwisata Bali
- Harga Properti Ungasan Stabil, Waktu Tepat Masuk Investasi
- Minat Asing di Bali Naik Drastis, Labuan Bajo dan Sumba Siap Diserbu Investor
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung juga menambahkan, “Status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas membawa peluang sekaligus tantangan. Pembangunan harus berfokus pada kualitas destinasi dan keberlanjutan.” Dikutip dari bpolbf.kemenpar.go.id, 21 Mei 2026
Selain pengembangan kawasan, BPOLBF mempromosikan berbagai peluang investasi kepada pelaku usaha nasional melalui Rakornas Pariwisata 2026 guna memperluas kolaborasi dan mempercepat realisasi proyek strategis.
Dukungan investasi juga diperkuat setelah Danantara Indonesia bersama Qatar Investment Authority (QIA) mengumumkan investasi sektor pariwisata, termasuk pengembangan kawasan strategis Labuan Bajo pada Maret 2026.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengatakan saat pengumuman investasi Danantara bersama Qatar Investment Authority (QIA) di Jakarta, Selasa (31/3/2026), “Inisiatif ini menjadi landasan bagi serangkaian investasi lebih luas, yang bertujuan menghasilkan keuntungan berkelanjutan sekaligus secara konsisten membuka peluang sosial ekonomi baru bagi Indonesia.”
Didukung Bandara Internasional Komodo, Taman Nasional Komodo, dan pembangunan destinasi berkelanjutan, Labuan Bajo semakin kompetitif sebagai alternatif investasi properti premium di luar Bali.
Pemerintah menargetkan pengembangan Labuan Bajo mampu menarik investasi berkualitas, memperkuat ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan nilai properti melalui pertumbuhan pariwisata berkelanjutan.
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Punya pertanyaan soal Bantuan Hukum & Perizinan, Pencarian & Pengembangan Properti, Layanan Relokasi & Eksplorasi, Dukungan Media & Branding, Distribusi Produk ? INBISNIS bisa bantu jawabin.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini.
Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.













Komentar